Hadirnya Jakarta FC 1928 (JFC), yang mengklaim dirinya sebagai saudara kandung Persija Jakarta bisa jadi membuat kelompok suporter Macan Kemayoran (The Jakmania-Red) mendua. Tak ada batasan, semua tergantung individu si suporter.
Merespon hal itu, Ketua Harian The Jakmania, Larico Ranggamone, mengatakan pihaknya tak membatasi Jakmania mau mendukung yang mana. “Semua tergantung individu masing-masing. Kami tidak bisa melarang.”
“Kami tetap fokus pada LSI (Liga Super Indonesia). Tapi kami tidak bisa dan boleh melarang pendukung kami yang mau ikut LPI (Liga Primer Indonesia). Intinya, kami mendukung kemajuan sepak bola di Jakarta,” tambah Larico, ketika menghadiri launching JFC, di Jakarta, kemarin.
"Silahkan saja. Itu hak mereka. Anak-anak tampak terlihat antuasias menyambut JFC. Kami yakin LPI bisa maju. Kami dukung klub yang mau menuju profesional," kata Larico.
Pada peluncuran JFC, Ceo JFC, Hadi Basalamah mengatakan, JFC adalah saudara kandung Persija Jakarta. Kami bukannya mau menyaingi, namun ingin membangun sepak bola di Jakarta. Semakin banyak klub, semakin berkembang sepak bola nasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar